Saturday, March 4, 2017

Hal Mengumpulkan Harta


(Matius 6:19-24)
 "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu. Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan
membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.“

Berdasarkan ayat di atas, jika ada orang bertanya kepada Anda, “harta apa yang telah anda miliki sekarang?” Jawabannya sangat mudah,mungkin anda bisa menjawab apa harta yang terlihat secara materi seperti uang yang banyak,rumah mewah, mobil mewah atau tanah berhektar-hektar kita akan fokus kepada harta Dunia, namun Yesus telah menegaskan bahwa "Janganlah kamu mengumpulkan harta dibumi."
Di manapun Anda menyimpan harta  Anda, di situlah hati Anda berada. Contoh Apakah Anda ingin memiliki ketertarikan terhadap investasi reksa dana? Silahkan investasikan uang anda. Pada saat Anda membeli saham reksa dana tersebut, Anda akan memiliki ketertarikan dengan harga saham reksa dana tersebut dan segala hal yang berhubungan dengan saham tersebut. Jika harta Anda tidak berada di sana, maka Anda tidak akan peduli dengan apapun yang terjadi dengan saham Reksa dana tersebut.
Di mana Anda menyimpan harta serta memilih dengan siapa Anda menghabiskan waktu Anda menunjukkan prioritas hidup Anda. 
Anda dapat berkata bahwa Anda mengasihi Yesus tetapi jika Anda tidak menghabiskan waktu bersamaNya, maka dapat dipastikan bahwa Anda tidak benar-benar mengasihiNya. Anda dapat dengan mudah berkata bahwa Anda sangat mengasihi anak-anak dan istri/suami Anda, tetapi apakah Anda menghabiskan waktu Anda bersama mereka? Tidak? Berarti Anda tidak benar-benar mengasihi mereka sebagaimana yang selama ini Anda pikir bahwa Anda mengasihi mereka. Mungkin sebagian Anda berkata bahwa Anda sangat ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal, tetapi apakah Anda berolahraga dan melakukan latihan-latihan pembentukan tubuh? Tidak? Berarti Anda tidak benar-benar ingin memiliki tubuh ideal Anda
Inti dari semua ini bukanlah mengenai apa yang Anda katakan, tetapi apa yang tercermin dari tindakan keseharian Anda. Mari kita lihat gambaran tentang apa yang benar-benar penting bagi seseorang. Lihatlah jadwal kegiatan mereka, lihat buku rekening tabungan mereka. Bagaimana kita menghabiskan waktu dan menggunakan uang kita menunjukkan kepada publik apa yang benar-benar penting bagi kita.
Mudah saja bagi Anda untuk berkata, “Ini benar-benar penting bagi saya,” tetapi jika Anda tidak memberikan waktu terbaik Anda atau menggunakan uang Anda untuk hal itu, maka sejatinya hati Anda tidak benar-benar berada di situ.
Ketika Anda memberi persembahan kepada Tuhan? Tahukah Anda di mana hati Anda berada? Hati Anda terpaut pada Tuhan. Kedekatan dan keterikatan tersebut membuat Anda semakin dekat dan ingin mengenal-Nya lebih lagi. Harta, kehormatan dan semua yang anda miliki Tuhan tidak tertarik, Tuhan hanya tertarik bagaimana hati anda senantiasa bersama-Nya setiap saat.

Tuesday, February 28, 2017

Membangun Mezbah Doa

Mezbah Doa adalah satu-satunya cara untuk menunjukkan bahwa Tuhan menduduki PRIORITAS UTAMA dalam hidup kita. Doa disebut dalam bahasa Ibrani "TEFILAH" yang artinya perkataan yang erat dengan Tuhan dalam waktu yang terikat bersama dengan Allah.

Siapa saja teladan yang membangun Mezbah bagi Tuhan?
1. Abraham
"Maka didirikannya distu Mezbah bagi Tuhan yang telah menampakkan diri kepdanya". (kejadian 12:7b), "kemudian Ia pindah dari situ..., lalu ia mendirikan disitu Mezbah bagi Tuhan dan memanggil nama Tuhan"(kejadian 12:8), "..menetap..di mamre, dekat Hebron, lalu didirikanlah mezbah bagi Tuhan."(kejadian 13:18).
2. Jakub
"Marilah kita bersiap dan pergi ke betel, aku akan membuat mezbah disitu bagi Allah" (kejadian 35:5)
3.Josua
"Pada waktu itulah Yosua mendirikan mezbah di gunung Ebal bagi Tuhan."(Jos 8:30)

Mezbah doa itu dapat di artikan dalam Dua perjanjian dalam Alkitab yaitu
-Mezbah di Perjanjian lama adalah korban yang menggambarkan penebusan Kristus dimasa yang akan datang.
- Mezbah Doa di Perjanjian Baru adalah
*Pengucapan syukur dan doa syafaat ( filipi 4:6)
*Mempersembahkan Tubuh sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Tuhan. (Roma 12:1)
*Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hati,jiwa, akal budi dan kekuatanmu ( Markus 12:30)
Jadi Doa dapat diartikan komunikasi dengan Tuhan dimana kita berbicara kepada Dia lalu kita mendengar suara jawaban dari Tuhan.
Prinsip-prinsip Doa itu merupakan komunikasi dua arah yang membutuhkan ketekunan, percaya dan sepakat memperkatakan Firman Tuhan (Rhema) tentang masalah hati kita. (1Tesalonika 5:17)
Doa membutuhkan kerendahan hati, memiliki roh yang tenang dan penuh dengan syukur. dalam hal ini kita harus hindari sikap Marah dan menyalahkan Tuhan, kecewa, memberontak serta gaya hidup yang tidak kudus sehingga kita tidak bisa dipenuhi hadirat Tuhan ketika kita berdoa.

Ada 3 tingkat kerendahan hati;
1. SHAPEL (amsal 29:23, Daniel 5:19,20; 1 Raja-raja 18:42) yang berarti "merendahkan dalam posisi menunjukkan penundukan kepala serta menekuk lutut dalam doa"
2. ANAH (Amsal 15:33;Maz 35:13)
yang berarti "menderita kesusahan lewat berpuasa dalam doa"
3. KANA ( 2Tawarik 7:14; 1 Raja-raja 21:29; Daniel 9:5,15)
yang berarti "kondisi hati yang merendah dengan pengakuan atas kehancuran hati didalam pertobatan.
Ketika kita mau berdoa sering kita tidak mengalami apa-apa artinya kita tidak mengalami hadirat Allah saat berdoa, penghalang-penghalang mezbah Doa yang sering saya temui adalah
-Masalah waktu (Mazmur 90:12, Efesus 16:17) kita selalu memiliki aktivitas yang super sibuk, hawa nafsu yang tak bisa dikendalikan
-Roh agamawi dan serangan Iblis (Daniel 10:12-13; Efesus 6:11)
-allah lain seperti palayanan yang membuat kita tidak menyadari bahwa doa itu lebih prioritas, perselisihan keluarga dan memiliki hati yang tidak mau mengampuni
Dari hal yang diatas harus benar-benar kita mengerti bahwa Doa itu butuh pemberesan segala persoalan hidup kita, bergumul serta memberikan yang terbaik bagi Tuhan Lewat doa kita.
Tujuan kita berdoa adalah supaya kita dapat mengenali hati Tuhan dan semakin mengasihi Dia sehingga Tuhan dapat menyatakan diri-Nya untuk perubahan hidup sampai Tuhan menjawab permohonan kita. Apabila kita sering berdoa bahkan sudah menjadi gaya hidup, kita dapat membedakan mana suara iblis dan mana suara Tuhan, memiliki kesaksian Roh dan memiliki Roh kedamaian. (Yohanes 10:27)
Kehidupan Doa merupakan sesuatu hal yang terpenting dalam kehidupan kristen, sebagai orang percaya suatu keharusan untuk mebawa kita senantiasa dalam hadiratnya serta bersyafaat setiap hari untuk hari-hari yang tersisa sehingga kita selalu dalam penyertaan Tuhan.